Demo Site

Selasa, Agustus 19

Semua jawaban tentang diriku hanya ada pada DIRINYA

Mr.E

selasa,19 agustus 2014, 04:08.wib
Dulunya saya sempat di kenal sebagai putra Agamawis, tapi saat ini tidak lagi, semua kemampuan agamaku tlah kutinggalkan bahkan ibadahku sudah sangat jarang karna kusangat sedih kepada orang yang kuanggap rajin beribadah, hebat berdakwah, beribawah dan baik, tapi ternyata dia sulit mengerti perasaan orang yang mengharapkannya, karna rasa sakit atas perbuatannya dan rasa rinduku kepadanya yang tiada hentinya mengikutiku,
tapi kenapa dia seperti ini ?
apa salahku ?
salahkah jika kumeminta sedikit perhatian, sapaan, kasih sayang, teguran dan motivasi darinya ?
kenapa dia tak pernah menghiraukanku ?
akibat semua ini akhirnya kuterpaksa harus melanggar  peraturan tuhan, padahal kutau bahwa apa balasan atas perbuatanku ini, bahkan saat ini kumerasa bahwa kutak memiliki tuhan yang maha penyayang dan tak memiliki agama lagi.
kadang orang bergantian bertanya kapan kukan berhenti seperti ini ???
namun kuhanya mampu menjawab bahwa.
jawaban kapan kukan berhenti lari kepada obat penenang fikiran, jawaban kapan kukan kembali pada semua bakatku, jawaban kapan kukan kembali beribadah seperti dulu ? SEMUANYA ADA PADA DIRINYA, karna semua ini sangat terpaksa kulakukan karna kutak tau harus berkata dan berbuat apalagi kepadanya, saya lelah mengatakan semuanya kepadanya tentang keadaanku, tapi tetap saja dia tidak pernah menghiraukanku, apa lagi yang harus kuperbuat ??? yang mampu menemaniku hanya rasa rindu kepadanya, dan rasa sakit yang tidak akan pernah mampu terobati oleh siapa pun itu melainkan dirinya.
Kukan terus bertahan hingga ia sadar bahwa betapa berartinya dia untukku, walalupun dia tak pernah menggapku ada dan walaupun kuharus memelihara perasaan dan rasa sakit ini sendiri.
tapi kalau memang dengan cara seperti ini mampu membuatnya bahagia maka kusiap untuk tetap menderita bersama tetesan air mata kalau memang itulah syarat atas kebahagiaannya, karna kutak tau harus berbuat apa untuk melihatnya bahagia meskipun dia tak pernah menyadari bahwa semangat dan kebahagiaanku ada pada dirinya, Jujur kutak pernah meminta perasaan ini kepada Tuhan namun dia datang bertamu kedalam hidupku dan harus kujalani semua siksaan ini karna rinduku yang terabaikan olehnya…!
dan saat ini kuharus menghadapi kemarahannya kepadaku padahal kutlah memohon mohon untuk mendapatkan maaf darinya namun dia tak peduli bahkan tidak menjawabnya sama sekali.


1 komentar:

Anonim mengatakan...

sabar yah kami akan slalu mendo'aknmu awi caslan'd.E...
. salam dari kota bandung

Posting Komentar